The Five Paragraph Essay


The five paragraph essay measures a student's basic writing skills,
and is often a timed exercise.

Use this Guide to help you practice and succeed at this form of writing.
Getting started means getting organized:
Analyze the assignment
; determine what is required.
With a highlighter, note important words that define the topic.
Then organize your plan
For example, you have been given this writing prompt:
You have a present that was really memorable. It could have been given for an important occasion or just for no reason at all. Tell us about the present and why it was memorable. Include the reason it was given, a description of it, and how you felt when you got it.
The objective is to write a narrative essay about this present you were given
The subject is a memorable present
The three main subtopics are:
    • the reason it was given
    • a description of it
    • and how you felt when you got it
Outline your five paragraph essay; include these elements:
Introductory Paragraph General Topic Sentence: memorable present
  1. Subtopic One: the reason it was given
  2. Subtopic Two: a description of it
  3. Subtopic Three: how you felt when you got it
  4. (Transition)
First Supporting Paragraph
  1. Restate Subtopic One
  2. Supporting Details or Examples
  3. (Transition)
Second Supporting Paragraph
  1. Restate Subtopic Two
  2. Supporting Details or Examples
  3. (Transition)
Third Supporting Paragraph
  1. Restate Subtopic Three
  2. Supporting Details or Examples
  3. (Transition)
Closing or Summary Paragraph
  1. Synthesis and conclusion of the thesis
  2. Rephrasing main topic and subtopics.
Write the essay!
Think small; build the full essay gradually.
Divide your essay into sections and develop each piece separately and incrementally.
The Introductory Paragraph
    • The opening paragraph sets the tone
      It not only introduces the topic, but where you are going with it (the thesis). If you do a good job in the opening, you will draw your reader into your "experience." Put effort up front, and you will reap rewards.
    • Write in the active voice
      It is much more powerful. Do that for each sentence in the introductory essay. Unless you are writing a personal narrative, do not use the pronoun "I."
    • Varying sentence structure
      Review to avoid the same dull pattern of always starting with the subject of the sentence.
    • Brainstorm to find the best supporting ideas
      The best supporting ideas are the ones about which you have some knowledge. If you do not know about them, you cannot do a good job writing about them. Don't weaken the essay with ineffective argument.
    • Practice writing introductory paragraphs on various topics
      Even if you do not use them, they can be compared with the type of writing you are doing now. It is rewarding to see a pattern of progress.
Supporting Paragraphs
    • Write a transition to establish the sub-topicEach paragraph has to flow, one to the next.
    • Write the topic sentence
      The transition can be included in the topic sentence.
    • Supporting ideas, examples, details must be specific to the sub-topic
      The tendency in supporting paragraphs is to put in just about anything.
      Avoid this: the work you have made above with details and examples will help you keep focused.
    • Vary sentence structure
      Avoid repetitious pronouns and lists
      Avoid beginning sentences the same way (subject + verb + direct object).
The Ending or Summary Paragraph
This is a difficult paragraph to write effectively.
You cannot assume that the reader sees your point
    • Restate the introductory thesis/paragraph with originality
      Do not simply copy the first paragraph
    • Summarize your argument with some degree of authority
      this paragraph should leave your reader with no doubt as to your position or conclusion of logic
    • Be powerful as this is the last thought that you are leaving with the reader.
Edit and revise your essay
Check your spelling and grammarSubjects and verbs agree, and verb tenses are consistent
Examine your whole essay for logic
Thought builds and flows?
Avoid gaps in logic, or too much detail.
Review individual sentences
    • Use active verbs to be more descriptive
      Avoid passive constructions and the verb "to be"
    • Use transitional words and phrases
      Avoid sentences beginning with pronouns, constructions as "There are....,"
      Example: "There is a need to proofread all works" becomes "Proofreading is a must."
    • Be concise
      though vary the length and structure of sentences
Ask a knowledgeable friend to review and comment on your essay
and to repeat back what you are trying to say. You may be surprised.

Tes Baik Tidaknya Antivirus - How good your Antivirus?

Jika anda ragu apakah antivirus di komputer anda bekerja atau tidak, kita bisa mengetest dengan menggunakan script yang disediakan oleh EICAR (European Institute for Computer Anti-virus Research). Caranya adalah seperti dibawah langkah pertama Buka Notepad, lalu copas kode dibawah ini di notepad. ingat harus paste sama kayak dibawah. X5O!P%@AP[4\PZX54(P^)7CC)7}$EICAR-STANDARD-ANTIVIRUS-TEST-FILE!$H+H* langkah kedua Lalu Save As Notepadnya dengan ekstensi .com, nama terserah, misalnya kita beri nama tesav.com, inget ekstensinya .com setelah beberapa saat, antivirus yang anda pakai jika masih bagus dan garang mengatasi virus maka akan langsung mendeteksi file yang kita simpan tadi. Jangan takut file yang tadi kita buat tadi, gak akan menginfeksi komputer kita kok walaupun terdeteksi oleh anti virus. Text Code diatas adalah Standard Text yang digunakan Oleh Para Developer Anti Virus Khususnya Oleh EICAR (European Institute for Computer Anti-virus Research). EICAR sendiri merupakan badan yang fokus dalam bidang virus dan mereka menciptakan sebuah standarisasi terhadap antivirus. Standarisasi ini digunakan untuk melihat reaksi antivirus ketika mendeteksi file yang dibuat oleh EICAR yaitu text file yang tadi kita buat dengan notepad tadi.

Perawatan Gigi Susu hingga Gigi Permanen

Lebih dari 80 persen anak usia di bawah 12 tahun menderita gigi berlubang. Penyebab utamanya adalah karena kebersihan gigi yang kurang terjaga dengan baik. Merawat gigi dengan benar bukan hanya membuang bakteri dan plak, tetapi juga menyingkirkan semua masalah gigi. Orangtua adalah kunci utama kesehatan gigi anak. Meski gigi susu akan digantikan oleh gigi permanen tetapi kondisi kesehatan gigi susu sangat berpengaruh pada kondisi dan kelancaran pertumbuhan gigi kelak. Berikut adalah jadwal pemeriksaan gigi yang direkomendasikan para ahli kesehatan gigi, mulai dari bayi hingga dewasa. Bayi "Sejak bayi lahir, orangtua seharusnya mulai memerhatikan kesehatan gigi buah hatinya karena tanpa disadari pola makan bayi sudah mengandung gula yang tinggi," kata Dr. Janet Clarke, dokter gigi anak dan juru bicara the British Dental Association. Ia menyarankan agar orangtua mengajak anaknya ketika mereka melakukan pemeriksan gigi rutin agar anak menjadi terbiasa dengan dokter gigi. Saat ini pun cukup banyak klinik gigi khusus anak dengan suasana ruang praktek yang menyenangkan. "Pengalaman positif yang dimiliki anak tentang dokter gigi akan berpengaruh pada cara mereka merawat gigi dan kunjungan ke dokter gigi sepanjang hidup mereka," katanya. Usia balita Kunjungan ke dokter gigi di masa bayi hingga balita akan lebih banyak difokuskan pada menghitung jumlah gigi. "Kita perlu mengetahui apakah gigi anak terlambat tumbuh atau tidak," kata Dr Reza Hejazi, ahli bedah gigi dari London. Pada usia balita, orangtua harus memastikan anak menyikat giginya dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. "Di usia ini anak-anak sebaiknya diperiksa giginya setidaknya setahun sekali. Jika ada kerusakan pada giginya, maka ia harus datang setiap 6 bulan sekali," katanya. Usia sekolah dasar Di usia 6 tahun pada umumnya anak-anak mulai kehilangan gigi susunya dan digantikan oleh gigi permanen. Idealnya, mereka sudah mampu menyikat giginya tanpa bantuan orangtua. Ajari anak untuk membatasi makanan yang lengket pada gigi yang bisa membuat gigi cepat lapuk. Pertahanan terbaik pada gigi adalah menyikat gigi setelah mengonsumsi makanan manis dan lengket, atau minimal berkumur. Usia pra remaja Gigi berlubang merupakan masalah utama pada kesehatan gigi pra remaja dan usia remaja. Lakukan perawatan segera agar kerusakannya tetap minimal dan gigi anak tidak perlu dicabut. Usia remaja merupakan waktu yang tepat untuk melakukan koreksi jika susunan gigi anak kurang rapi. "Sebaiknya ditunggu sampai seluruh gigi permanen anak tumbuh agar dokter bisa menentukan tindakan yang tepat," kata Dr.Clarke.

7 Cara Atasi Sifat Pemalu Anak

Jika anak Anda benar-benar pemalu, jangan sekali-kali melabelnya, karena akan membuat rasa malu anak semakin menjadi. Ingat, anak akan berperilaku sesuai dengan apa yang dilabelkan. Anda bisa turut andil meminimalkan sifat pemalu pada anak. Sebelumnya, yang perlu orangtua lakukan adalah mencari tahu, apa penyebabnya serta dalam situasi dan kondisi seperti apa anak menjadi pemalu. Apakah hanya ketika di luar rumah, di saat situasi tertentu saja, dan sebagainya. Dengan begitu, orangtua memiliki data akurat sebelum menangangi penyebabnya. Selanjutnya, orangtua bisa melakukan sejumlah cara ini: 1. Ajari anak untuk bersikap, berperilaku, mau pun bertata krama dalam beragam situasi tertentu. Bagaimana ia belajar memulai percakapan dengan menyapa temannya. Misalnya menanyakan kabar, memuji penampilan, atau membagi makanan ringan yang dibawanya. Setelah komunikasi pertama berjalan lancar, anak bisa belajar mengangkat topik yang sedang hangat atau menjadi kesukaan anak. 2. Beri anak pelatihan agar ia terampil bicara di depan orang banyak atau umum, dimulai dengan berbicara di depan cermin, lalu di depan orangtua dan saudaranya di rumah. 3. Ajarkan juga agar ia dapat memimpin dengan memberinya tugas dan tanggung jawab, seperti memimpin doa di kelas. 4. Doronglah ia agar berani dan terbuka saat mengungkapkan unek-unek atas kekesalannya. 5. Orangtua memberikan contoh, bagaimana menjadi pribadi yang percaya diri dan berani, sehingga anak bisa menirunya. Saat berada di restoran, lalu mendapatkan makanan yang tidak sesuai pesanan, misalnya, orangtua berani memanggil pramusaji untuk memintanya menggantinya. 6. Ciptakan lingkungan yang aman bagi anak, sehingga anak tidak merasa cemas atau takut dipersalahkan, ditertawakan, dimarahi, dan sebagainya. 7. Bantu anak membuat dirinya merasa nyaman dengan perasaannya, juga membantu menumbuhkan rasa percaya dirinya dengan berbagai keterampilan. Bila orangtua merasa sudah maksimal namun tetap tak berhasil mengubah sifat pemalu anak, tak ada salahnya meminta bantuan ahli. Dengan begitu, potensi dan kemampuan sosialisasi anak tidak terganggu karena rasa malu yang berlebihan.

5 Faktor Penyebab Batita Cengeng

Anak yang gampang menangis cenderung mengungkapkan keinginan dengan disertai tangisan. Secara umum tangisan masih menjadi salah satu bentuk komunikasi, terutama bayi di bawah tiga tahun atau batita, karena terbatasnya kemampuan verbal. Hal ini perlahan-lahan harus dihilangkan. Anak tidak masuk kategori cengeng kalau kerewelan itu hanya ditunjukkan pada kondisi tertentu saja. Seperti sedang sakit, kelelahan, keatakutan, bertemu dengan orang baru atau ditinggal orangtua. Ike R Sugiyanto, Psi dari Potentia Centre menjelaskan banyak faktor yang menyebabkan anak gampang menangis. Di antaranya: 1. Emosi ibu tak stabil saat hamil. Kalau mau dirunut ke belakang, salah satu penyebab anak gampang menangis adalah kondisi psikologis ibu kurang mendukung saat hamil, seperti sedang banyak masalah, sehingga emosinya tidak stabil. Kondisi ini bisa "menular" pada janin dan bila tidak terselesaikan, bukan tidak mungkin terus terbawa hingga batita. 2. Anak cenderung lebih sensitif. Selain itu, ada anak-anak yang memang lebih sensitif. Perasaannya halus, sehingga apa saja gampang memancing tangisannya. Ada orang bersuara keras, ia menangis, karena merasa dirinya sedang dimarahi. 3. Orangtua tidak konsisten. Kalau diperhatikan, ada juga anak yang selalu menangis saat melakukan kesalahan sehingga orangtua merasa kasihan atau mengurungkan niat untuk menegur atau menghukumnya. Meski masih batita, anak sudah bisa melihat celah, menggunakan tangisnya sebagai upaya terhindar dari hukuman atau teguran. 4. Pola asuh. Pola asuh orangtua juga ikut berperan. Anak yang serba dilarang akan tumbuh menjadi pribadi penakut atau pencemas. Ia selalu tidak yakin dengan apa yang dilakukannya. Akibatnya ia mudah menangis bila menghadapi situasi yang membuatnya takut atau khawatir. 5. Anak dimanja. Anak yang serba boleh atau dimanja berlebihan juga berpotensi menjadi anak cengeng. Ia akan menggunakan tangisan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Apalagi kalau anak ini sudah bisa "menandai" orangtua akan memberikan apa saja kalau ia menangis di muka umum. Menangis menjadi pilihan caranya manakala menginginkan sesuatu. Jika anak memiliki kecenderungan gampang menangis seperti ini, Anda masih bisa memperbaiki perilakunya. Orangtua perlu tekun memberikan penjelasan dan menstimulasi anak untuk mengungkapkan apa yang diinginkannya. Komunikasi yang baik perlu dibangun agar anak belajar mengungkapkan kebutuhannya, bukan dengan menangis tanpa sebab. Selain itu, jangan memberi label "cengeng" pada anak yang gampang menangis seperti ini. Pelabelan "cengeng" ini jika terjadi terus menerus, membuat anak yakin bahwa dirinya memang cengeng. Jadi sah saja baginya untuk terus menangis meski tak ada penyebab berarti.

Stres Bikin Daya Tahan Tubuh Menurun

Penelitian yang membahas tentang hubungan stres dan sistem daya tahan tubuh atau dikenal dengan sistem imun tubuh sudah semakin banyak dilakukan. Sejak berkembangnya ilmu Psikoneuroimunologi yaitu suatu ilmu yang mengaitkan hubungan antara ilmu psikologi, saraf dan imunologi, maka kondisi yang berhubungan dengan hal ini sudah semakin sering diteliti. Psikoneuroimunologi menekankan pada pembuktian-pembuktian terkait dengan sistem imun tubuh dan hubungannya dengan stres yang terjadi pada orang tersebut. Disebutkan, banyak sekali dampak stres terhadap sistem imun tubuh manusia yang mengakibatkan seseorang lebih rentan mengalami gangguan penyakit terkait dengan sistem imun tubuh. Beberapa waktu lalu, saat hari kedua kongres dunia International College of Psychosomatic Medicine di Seoul, Korea Selatan, pembicara Prof Christopher Coe dari Universitas Wisconsin, Amerika Serikat menerangkan kembali tentang Psikoneuroimunologi dalam kuliahnya yang berjudul "All Roads Lead To Psychoneuroimmunology" Dalam kuliahnya Prof Coe mengatakan bahwa sudah semakin banyak penelitian dan fakta yang menggambarkan keterlibatan stres dalam mempengaruhi sistem imun manusia. Beberapa penyakit yang dihubungan dan ditekankan saat kuliah tersebut adalah pada asma dan fibromialgia. Asma kita ketahui sebagai suatu gangguan penyakit pernapasan yang melibatkan sel-sel radang dan imun sistem dalam tubuh. Penyakit yang tidak bisa disembuhkan ini (hanya bisa dikendalikan) sangat terkait dengan peranan sistem imun dan stres yang bisa memicu terjadinya serangan. Fibromialgia sendiri merupakan suatu kondisi gangguan penyakit yang menekankan keluhannya pada nyeri di berbagai bagian tubuh dan suasana perasan yang tidak nyaman terkait dengan kondisi ini. Gangguan nyeri yang lebih banyak terdapat pada wanita ini belakangan semakin diteliti mempunyai dampak yang berhubungan dengan sistem stres dan imun tubuh. Kondisi yang terkait sistem imun pada pasien dengan gangguan fibromialgia terkait dengan penurunan kadar sel yang disebut Natural Killer (NK), Sitokon dan Interleukin. Kondisi seperti ini juga ditemukan pada pasien dengan depresi. Tidak heran gejala-gejala depresi dan cemas juga merupakan salah satu tanda kondisi fibromialgia. Fibromialgia sendiri memang dikenal dulunya lebih kepada suatu kumpulan gejala (sindrom) yang melibatkan berbagai macam keluhan. Kondisi sindrom yang juga sering tumpang tindih dengan berbagai kondisi lain seperti di antaranya gangguan somatoform (psikosomatik), gangguan nyeri, gangguan depresi dan gangguan lelah berkepanjangan (chronic fatigue syndrome). Pada akhir kuliahnya, Prof Coe mengatakan masih banyak terbuka lahan penelitian di bidang ini dan tentunya akan makin banyak pengetahuan yang masih bisa diperoleh dengan mempelajari stres dan hubungannya dengan sistem imun tubuh manusia.

Tanda-tanda Tubuh Kurang Gizi

Badan kurus dan muka pucat bukan satu-satunya gejala tubuh kekurangan gizi. Saat tubuh mengalami ketidakseimbangan kalori dan gizi, ia akan mengirimkan sinyal-sinyal, mulai dari kelelahan, sulit berkonsentrasi, hingga gatal-gatal. Apa saja kelainan fungsi dari organ tubuh yang disebabkan oleh kurang gizi? Kelelahan Saat tubuh kekurangan zat besi, kita akan menjadi mudah lelah, lesu, sulit berkonsentrasi, tidak nafsu makan, serta munculnya lingkaran hitam di bawah mata. Zat besi dibutuhkan tubuh untuk membuat sel darah merah, komponen yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Seorang wanita disarankan mengasup 14,8 mg zat besi dan 8,7 mg untuk pria. Sumber terbaik zat besi antara lain daging merah, sayuran berdaun hijau, dan telur. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi, sehingga Anda bisa minum segelas jus jeruk setelah mengasup makanan sumber zat besi. Gatal-gatal Rasa gatal pada kulit bisa menjadi tanda tubuh kekurangan mineral seng (zinc). Tanda lainnya adalah luka yang sulit sembuh dan garis putih pada kuku. Zinc membantu membuang karbon dioksida dari tubuh dan kita perlukan untuk penyembuhan luka. Organisasi kesehatan dunia (WHO) memperkirakan sepertiga populasi global kekurangan zinc. Makanan dalam kemasan yang mengandung zat kimia phytates juga perlu diwaspadai karena menghambat penyerapan saat kita mengonsumsi makanan kaya zinc. Zinc bisa kita dapatkan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, serelia utuh, ikan laut dan daging merah. Tiram juga termasuk dalam makanan yang kaya akan zinc. Nyeri di bagian lidah Gejala kekurangan vitamin B12 (riboflavin) adalah ujung bibir luka, lidah sakit, rasa panas pada mata seperti terbakar, kelelahan, gangguan penglihatan, serta anemia. Kekurangan vitamin B12 paling sering terjadi pada mereka yang banyak minum kopi, pengguna obat penenang, obat sakit lambung, atau terpapar terhadap pengawet bisulfar. Sumber terbaik vitamin riboflavin adalah susu dan olahannya, hati, daging, ragi bir, kuning telur, unggas, ikan, gandum, dan bayam. Sering infeksi Selenium merupakan antioksidan yang sanggup mencegah virus-virus berbahaya dan sel penyebab kanker. Jika tubuh kekurangan mineral ini maka sistem imun menurun efektivitasnya sehingga lebih mudah sakit dan beresiko besar menderita kanker. Sumber selenium adalah jamur, bawang putih, kubis, wortel, lobak, brokoli, hati, kerang, ikan tuna, salmon, dan daging unggas. Kecemasan Enzim-enzim di dalam tubuh yang memetabolisme energi membutuhkan magnesium untuk melakukan fungsinya. Itu sebabnya defisiensi magnesium dapat membuat kita merasa lelah sepanjang waktu. Magnesium juga diperlukan untuk transmisi impuls saraf, kontraksi otot dan pengaturan suhu tubuh. Kekurangan mineral ini juga menyebabkan kita mudah marah, serta cemas. Sumber utama mineral ini terdapat pada kacang kedelai, almond, kacang-kacangan, tiram, tahu, gandum utuh, kulit padi, sayuran hijau berdaun, dan polong-polongan. Ketombe dan kulit bersisik Munculnya ketombe di rambut, kulit bersisik, sering infeksi dan mudah kena flu, merupakan tanda-tanda tubuh kekurangan vitamin A. Vitamin A memiliki fungsi melawan infeksi, meningkatkan fungsi penglihatan dan menjaga kesehatan kulit. Sumber vitamin A adalah berasal dari wortel, kentang, melon, pepaya, aprikot, brokoli, labu, bayam, kangkung, semangka, minyak ikan, susu, dan masih banyak lagi.

Tips Agar Tetap Aman Berenang Saat Hamil

Berenang memberi beberapa mnafaat bagi ibu hamil. Antara lain, membantu ibu hamil tidur lebih nyenyak, dapat meringankan rasa mual, memperkuat otot-otot - termasuk otot sekitar pinggul sehingga memudahkan ibu dalam persalinan. Manfaat lain yang juga didapatkan ibu hamil dari aktivitas berenang di antaranya terapi untuk kesehatan sendi dan otot, dan tentunya menjaga kesehatan jantung. Berenang bisa dilakukan ibu hamil sejak trimester pertama sampai ketiga. Hanya saja ibu hamil perlu berhati-hati saat berenang menjelang persalinan. Karena kandingan ibu semakin besar, dan beban juga semakin berat, dikhawatirkan ibu hamil mudah terjatuh atau terpeleset. Agar aman dan nyaman berenang kala hamil, berikut tipsnya: * Berenanglah dengan santai. Hindari gerakan-gerakan mengentak atau gaya berenang yang menguras banyak tenaga. Ingat, ibu hamil sedang berbadan dua! * Jangan memaksakan diri untuk terus bergerak. Jika lelah istirahatlah dengan cara mengapung atau merelaksasikan diri. * Jangan terlalu lama berenang, cukup 20-30 menit saja. Berenang terlalu lama dapat meningkatkan suhu dalam kandungan yang bisa saja membahayakan janin. * Kenakan pakaian renang yang nyaman, tidak terlalu sempit atau menekan perut. Gunakan pula sepatu atau alas kaki anti-slip (aqua shoes) supaya ibu hamil tidak terpeleset. * Ibu yang sebelumnya jarang berenang, sebaiknya jangan berenang terlalu lama. Bisa dimulai 5-10 menit, lalu secara bertahap tambah 1-2 menit setiap minggu. Berenang bisa dilakukan 2-3 kali seminggu. * Jika berenang di kolam renang umum, pastikan kolam renang bersih dan dibersihkan secara berkala, tidak terlalu padat pengunjung dan areanya aman. * Sebaiknya suhu air pas, tidak terlalu dingin atau panas. Hindari berenang di tengah matahari terik atau malam hari kala cuacanya sangat dingin. * Biasanya setelah berenang ibu akan lapar atau haus, komsumsilah makanan atau minuman yang bernutrisi supaya pertumbuhan janin maksimal.

6 Makanan Pembangun Otot - Make your Sixpack

Setiap laki-laki pasti mendambakan punya tubuh sempurna, padat berotot dengan perut berbuku enam (six pack). Untuk mendapatkannya, sudah tentu latihan yang berfokus pada penguatan otot menjadi kunci utama. Jangan lupa untuk menunjangnya dengan pemilihan makanan yang tepat. Sejumlah makanan dipercaya dapat membantu pembentukan otot. Berikut ini adalah makanan yang sangat baik untuk membangun otot tubuh, mengontrol lemak, dan menjaga tubuh dalam kondisi sehat. 1. Buah dan sayuran Buah dan sayur adalah dasar dari semua pola makan yang sehat karena menyediakan banyak kandungan serat, vitamin, mineral, dan cairan. Sayuran mengandung sejumlah kecil protein. 2. Susu rendah lemak Susu rendah lemak menyediakan protein berkualitas tinggi, karbohidrat, dan vitamin penting seperti vitamin D, potasium, dan kalsium. "Mengkonsumsi minuman protein seperti susu coklat satu jam setelah latihan akan membantu membangun otot dan pemulihan pasca latihan," kata peneliti. 3. Daging Daging merupakan sumber protein dan besi yang membawa oksigen ke otot-otot seluruh tubuh, serta asam amino termasuk leusin, yang memainkan peran penting dalam pemicu pertumbuhan otot. 4. Telur The 2010 Dietary Guidelines mengatakan konsumsi telur setiap hari baik termasuk kuning telur. "Telur mengandung semua asam amino esensial dan setengah kandungan protein terdapat dalam kuning telur dengan nutrisi lainnya seperti lutein untuk kesehatan mata," kata peneliti. 5. Kacang-kacangan Kacang tawar atau rebus adalah sumber protein yang baik yang juga mengandung vitamin, antioksidan, serat, dan lemak sehat. 6. Gandum Gandum adalah karbohidrat berkualitas yang mengandung sejumlah kecil protein baik untuk energi dan memperbaiki otot, bersama dengan serat, vitamin, dan antioksidan.

Tips Merawat Wajah dengan Masker Buatan Sendiri

Semua perempuan pasti menginginkan kulit wajah yang halus, mulus, dan kenyal. Untuk mendapatkannya tentu memerlukan sebuah usaha yang ekstra. Untuk mendapatkan perawatan kulit yang kontinyu, tak selalu harus pergi ke salon. Anda juga bisa melakukannya sendiri di rumah. Berikut ini ada beberapa tips membuat masker sendiri dari bahan-bahan alami yang bisa didapatkan di sekeliling Anda dengan mudah. 1. Masker Gandum Dengan bahan-bahan gandum, madu, yoghurt, dan almond tumbuk, Anda dapat mencampurkan semua bahan tersebut ke dalam mangkuk. Oleskan pada wajah dan tunggu beberapa saat hingga sedikit mengering. Setelah itu cuci wajah dengan air hangat untuk mendapati kulit wajah yang lebih halus dan lembut. 2. Masker Coklat Untuk pemakaian harian, Anda bisa menggunakan 3 sendok teh bubuk coklat, 2 sendok teh madu, dan 3 sendok teh bubuk oatmeal. Campurkan semua bahan tadi dan aduk hingga merata. Setelah terbentuk menjadi krem yang pekat, oleskan secara merata pada wajah. Setelah 10-15 menit, bersihkan dengan air hangat. Jika digunakan setiap hari akan tampak perubahan yang nyata pada kondisi kulit wajah. 3. Masker untuk kulit kering Bagi Anda yang berkulit kering, Anda bisa mencoba masker buatan sendiri yang terdiri dari kuning telur, minyak zaitun, dan air jeruk lemon. Campurkan semua bahan ini lalu aduk hingga berbentuk pasta. Selanjutnya oleskan seperti biasa pada wajah dan leher hingga merata. Setelah mengering, bilas wajah menggunakan air hangat agar semua kotoran terangkat. Setelah itu, dapatkan kulit wajah yang kenyal dan lembut. 4. Masker untuk Kulit Berminyak Sementara bagi Anda yang memiliki kulit berminyak, gunakan campuran bahan dari oatmeal dan telur. Seperti biasa, campur kedua bahan ini hingga membentuk pasta lalu dioleskan pada wajah dan leher hingga merata. Biarkan hingga mengering lalu bilas dengan air hangat.
Follow us on Twitter! Follow us on Twitter!
Replace this text with your message